Aspek Budaya selama Kehamilan pada Masyarakat Suku Jawa

Penulis

  • Monica Kartini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo
  • Berlian Nurtyashesti Kusumadewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.46815/jk.v11i2.109

Kata Kunci:

budaya, Jawa, kehamilan, keyakinan budaya, mitos

Abstrak

Kehamilan merupakan suatu proses fisiologis, dimana pada berbagai budaya di dunia banyak ditemui berbagai keyakinan, ritual ataupun mitos yang dipraktikkan masyarakat secara turun temurun untuk merawat kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan perilaku masyarakat atau praktik yang berkaitan dengan perawatan kehamilan menurut nilai budaya Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang berlokasi di Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Tema yang muncul yaitu:  budaya Jawa dalam perawatan kehamilan, nasehat orang tua dalam perawatan kehamilan dalam tradisi budaya Jawa, kesadaran ibu hamil untuk memilih tradisi budaya dalam perawatan kehamilan sesuai perkembangan masa kini. Praktik perawatan kehamilan berdasarkan aspek budaya masih dilakukan oleh masyarakat dalam bentuk pantangan makanan, larangan dan anjuran dalam berperilaku dan ritual atau upacara selama kehamilan, yang menjadi kearifan local masyarakat Jawa. Pengembangan perawatan kesehatan yang sesuai dengan budaya sangat penting untuk memberikan dukungan bagi ibu hamil pada masa transisi menjadi seorang ibu, dan juga untuk memberikan asuhan yang peka budaya dalam mengatasi masalah kesehatan yang terkait aspek keyakinan nilai budaya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aeni, N. (2014). PANTANGAN DALAM PERAWATAN KEHAMILAN (Studi di Desa Pakem dan Jrahi Kabupaten Pati). Jurnal Litbang, 10(2), 143–151.

Alligood, M. R., & Tomey, A. M. (2010). Nursing Theorists and Their Work (Seventh). Missouri: Elsevier.

Cukarso, S. N. A., & Herbawani, C. K. (2020). Traditional Beliefs And Practices Among Pregnant Women In Javanese Communities: A Literature Review (Kepercayaan Dan Praktik Tradisional Antara Perempuan Hamil Di Masyarakat Jawa : Tinjauan Literatur). JPH Recode, 4(1), 71–80.

Dinas Kebudayaan DIY. (2012). Mitoni atau Tingkeban Kehamilan. Retrieved from https://budaya.jogjaprov.go.id/artikel/detail/77-mitoni-atau-tingkeban-kehamilan

Furilta, A. E., Rosjidi, C. H., & Icha, F. (2020). Praktik Perawatan Kehamilan di Desa Pohijo, Kecamatan Sampung Ponorogo: Analisis Transkultural. Gaster, 18(1), 21. https://doi.org/10.30787/gaster.v18i1.413

Ipa, M., Prasetyo, D. A., & Kasnodihardjo, K. (2016). Praktik Budaya Perawatan Dalam Kehamilan Persalinan Dan Nifas Pada Etnik Baduy Dalam. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(1). https://doi.org/10.22435/kespro.v7i1.5097.25-36

Jimung, M. (2021). Antropologi Kesehatan Konsep dan Aplikasi. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Kasnodihardjo, & Kristiana, L. (2012). Praktek budaya perawatan kehamilan di Desa Gadingsari yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(3), 113–123.

Kholil, A. (2008). Agama dan Ritual Slametan (Deskripsi - Antropologis Keberagaman Masyarakat Jawa). Jurnal “El-Harakah,” 10(3).

Lau, Y. (2012). Traditional Chinese pregnancy restrictions, health-related quality of life and perceived stress among pregnant women in Macao, China. Asian Nursing Research, 6(1), 27–34. https://doi.org/10.1016/j.anr.2012.02.005

Murniasih, N. P., Masfiah, S., & Hariyadi, B. (2016). Perilaku Perawatan Kehamilan dalam Perspektif Budaya Jawa di Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor. Jurnal Kesmas Indonesia, 8(1), 56–66.

Novitasari, F., & Fitriyah, N. (2019). Socio-Cultural Aspects and Knowledge of Pregnant Women about Pregnancy-Related Myths in the Village of Mojosarirejo, District of Driyorejo, Gresik Regency. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 8(1), 83. https://doi.org/10.20473/jbk.v8i1.2019.77-86

Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung. (2021). Profil Kecamatan Bulu. Retrieved November 19, 2022, from https://temanggungkab.go.id/pages/profil-kecamatan-bulu-1639968207

Suryawati, C. (2007). Faktor Sosial Budaya dalam Praktik Perawatan Kehamilan, Persalinan, dan Pasca Persalinan (Studi di Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara). Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 2(1), 21–31.

Triratnawati, A. (2019). Food taboos and codes of conduct for pregnant women at Mount Sindoro, Wonosobo district, Central Java, Indonesia. Studies on Ethno-Medicine, 13(2), 22–32. https://doi.org/10.31901/24566772.2019/13.02.590

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-31

Cara Mengutip

Kartini, M., & Nurtyashesti Kusumadewi, B. (2022). Aspek Budaya selama Kehamilan pada Masyarakat Suku Jawa. Jurnal Kesehatan, 11(2), 115–122. https://doi.org/10.46815/jk.v11i2.109

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.